Doni adnan, dia seorang ayah beranak satu punya hobby main gitar dan sempat membuat group musik di ibukota meski belum sempat menelurkan satu album pun namun kemahirannya bermain musik sudah cukup lumayan dibanding teman2 di kampungnya, hobbynya yg lain adalah memelihara burung, burung2 miliknya bukan burung sembarangan karena dia paham betul mana burung yg bagus dan kurang bagus, dia bekerja sebagai karyawan di sebuah industri pakaian jadi dan kemampuan bekerjanya bisa diandalkan karena punya dedikasi yg tinggi dan kedisiplinan yg cukup. Dia adalah teman yg enak diajak ngobrol dan bisa untuk tempat curhat,serta enak diajak bercanda-tawa.
Lain lagi dengan yg namanya Sugeng, dia tidak bisa bermain musik dan kurang tahu tentang burung tapi tetap suka bercanda, kata2nya sering menjadi icon di kampung kami, kalau kumpul2 tak ada Sugeng pasti kurang meriah karena kata2nya meski agak nyeleneh tapi cukup berbobot. Pengetahuan tentang olah raga juga cukup luas jadi kadang2 kalau ingin tahu tentang olah raga Sugenglah yg menjadi solusinya.
Ada lagi yg namanya Kirun, orangnya lucu banget, kalau Kirun ini ngomong orang2 bisa tertawa terbahak2 karena orangnya agak celad, dulu dia tak bisa mengucap “de”tapi bisanya “ge”.
Pokoknya lucu banget deh.
Yg paling heboh adalah Rizal, orangnya gaul banget,dia dijuluki Grandong. Kalau kumpul2 kedatangan makhluk yg satu ini pasti akan heboh banget, dia pandai sekali bercerita dan ceritanya selalu membuat pendengarnya tertawa apalagi di akhir ceritanya dia mengeluarkan bunyi khas yg sudah tak asing lagi yaitu kentut, dan kalau bunyi itu sudah keluar pasti akan menambah keramaian acara kumpul2 itu, apalagi ada teman yg menyahut dengan kentut pula,dan pasti akan ada perang kentut.
Sebaiknya MURI diundang kalau ada perang kentut lagi,mungkin belum ada yg mencatatkan rekor ini kan bisa masuk tv kayak Toekoel he he he.
Tag: kampung meriah