Perjudian mengawali kehancuran

By zulfiansyah

Yang namanya judi memang membuat orang lupa diri,tak peduli kaya,miskin, tajir ataupun bokek. Orang selalu dibikin ketagihan bila sudah merasakan tegangnya bermain judi, beberapa tahun yg lalu di kampungku banyak orang yg bermain judi sampai 24 jam sehari selama beberapa bulan, karena pemainnya cukup banyak jadi belum sempat permainan itu berhenti sudah ada yg menggantikan. Paling2 mereka berhenti karena berpindah tempat,kalau malam di bengkel tambal ban atau di kebun dan siangnya pasti di kebun. Suatu saat kami menemukan tempat yg nyaman sekali dan sangat aman dari penglihatan orang karena berada di bawah pohon yg sangat rindang, lebih senangnya lagi pohon itu berbuah,jadi sambil berjudi kami bisa menikmati buah yg manis itu walau hanya sebesar kelereng, buah itu di kampungku disebut scares. Buah scares itu waktu masih mentah warnanya hijau tapi kalau sudah matang warnanya merah.
Yg lebih parah lagi ada satu penjudi yg memakai sarung dan baju koko tapi nongkrong di kebun sambil memegang kartu. Mengapa dia berjudi dengan memakai sarung dan baju koko?
Karena dari rumahnya dia pamit untuk pergi mengaji supaya bisa pulang malam padahal niatnya hanya untuk berjudi.
Begitulah yg namanya judi,bukan hanya uang yg dibuang percuma dan tak ada manfaatnya tapi menggunakan alasan ngaji demi bisa untuk memuaskan kegemarannya.
Suatu hari yg punya kebun pun tahu bahwa kebunnya digunakan untuk bermain judi,dan akhirnya pohon2 yg ada disitu pun ditebang termasuk pohon scares favorit.
Kami pun akhirnya kehilangan tempat yg nyaman untuk berjudi dan selama beberapa hari kami libur sejenak. Ketika sudah dirasa aman kami pun kembali melanjutkan aktivitas negativ itu lagi meski harus mencari tempat yg bisa untuk berjudi walau tak senyaman tempat yg lama, yg sudah diobrak-abrik oleh pemiliknya.
Tapi sekarang perjudian di kampung kami sudah berhenti, entah apa sebabnya, mungkin karena pemainnya sudah bokek atau sudah insaf? Tak ada yg tahu,tapi yg jelas perjudian itu berhenti setelah terjadi insiden penangkapan oleh polisi dan empat kawan kami tertangkap lalu ditahan kurang lebih 3 bulan. Mulai saat itulah praktis perjudian di kampungku berhenti total.
Meski tak sempat tertangkap polisi yg namanya judi itu akan membawa kehancuran,sebab orang kalau sudah terlibat dalam perjudian pasti akan lupa segalanya walau sudah kehabisan uang berani hutang ataupun menggadaikan barang,itulah yg menghancurkan semua penjudi.
Berjudi tak akan bisa membuat kita kaya.

Tag: ,

Tinggalkan Balasan